Manusia dibekalkan oleh Allah dengan dua sifat, iaitu sifat keji dan sifat terpuji. sifat-sifat ini tidak dibekalkan kepada binatang, jin dan malaikat. bahkan malaikat itu sendiri dibekalkan dengan semata-mata taat kepada Allah dengan melaksanakan perintah-Nya. lantaran adanya sifat keji atau mazmumah dalam diri manusia, perlulah manusia itu menghisab atau muhasabah dirinya.
Hadis Rasulullah bermaksud: “Buatlah perhitungan ke atas dirimu sebelum kamu dihitung pada hari akhirat”
Perkara-perkara yang perlu dihisab pada diri setiap Muslimin dan Muslimat ialah:
apakah ilmu Allah yang telah dipelajari?
apakah amanah Allah yang telah disempurnakan?
apakah Ilmu Allah yang telah disebari?
kemanakah rezeki Allah dibelanjakan?
bagaimanakah rezeki Allah digunakan?
sudahkan anak-anak yang dikurniakan Allah diuruskan dengan kehendak Islam?
sudahkan isteri-isteri yang dikurniakan Allah diuruskan dan dilayani seperti kehendak Islam?
apakah sudah memberi makan kepada anak-anak yatim dan orang miskin?
adakah anak dan isteri menjalankan solat dan sentiasa taat kepada Allah?
Adakah kesombongan diri dan ego telah menguasai diri? Apakah diri sudah bersedia untuk menghadap Allah? Sabda Rasulullah yang bermaksud: “Peliharalah diri kamu dan ahli keluarga kamu dari api neraka”.
Wednesday, 29 February 2012
Sunday, 26 February 2012
Mentari Senja
Aku memang minat jugak fotografi ni terutama sekali kalau tengok gambar suasana yang cantik dan mengagumkan aku.aku suka suasana malam yang hening dan jugak cuaca di waktu matahari sedang terbenam di remang senja tu..memang cantik permandangan waktu tu.tak bole nak di gambarkan dengan kata2.so ada sekali tu aku ada la lepak kat satu tempat riadah kat Kepong.kebetulan aku ada bawak kamera compact Panasonic Lumix aku,so apa lagi aku snap la gambar2 suasana matahari terbenam kat situ..suasana dan pemandangan kat situ memang betul2 buat aku suka.dan kebetulan kat area situ rupa nya memang selalu tempat orang bikin drama untuk siaran tv..patut la aku rasa macam penah tengok je tempat ni kat mana..hehe..ni sebahagian gambar yang aku snap,tanpa di edit.memang original punya gambar suasana matahari terbenam..
cantik tak?
ni lagi satu..
tak boleh nak di gambarkan dengan kata2 beb..cantik sungguh
ni je yang aku rasa paling cantik yang aku snap..aku ni takda la pakar dalam bab fotografi ni..tapi ni yang aku rasa yang paling terbaik dari gambar2 yang aku snap banyak2 dari kamera compact aku tu..macam mana dengan pic ni?apa yang korang rasa bila tengok pic ni?teruja?sayu?..macam aku yang aku cakap suasana ni la yang paling aku suka di waktu remang2 senja mcm ni..indahnya ciptaan ilahi..syukur alhamdulilah..
Firman Allah SWT yang bermaksud: “Dialah yang menjadikan matahari bersinar-sinar (terang-benderang) dan bulan bercahaya, dan Dialah yang menentukan perjalanan tiap-tiap satu itu (berpindah-randah) pada tempat peredarannya masing-masing) supaya kamu dapat mengetahui bilangan tahun dan kiraan masa.
cantik tak?
ni lagi satu..
tak boleh nak di gambarkan dengan kata2 beb..cantik sungguh
Firman Allah SWT yang bermaksud: “Dialah yang menjadikan matahari bersinar-sinar (terang-benderang) dan bulan bercahaya, dan Dialah yang menentukan perjalanan tiap-tiap satu itu (berpindah-randah) pada tempat peredarannya masing-masing) supaya kamu dapat mengetahui bilangan tahun dan kiraan masa.
Saturday, 25 February 2012
Ghost Rider : Spirit Of The Vengeance
In Sony’s latest attempt to keep character movie rights from Marvel, ‘Ghost Rider: Spirit of Vengeance’ picks up years after the first ‘Ghost Rider’ film. i find Johnny Blaze, played by Nicolas Cage, in a remote part of eastern Europe as he is still struggling with the curse of the Ghost Rider. Moreau, played by Idris Elba, a gun-wielding and boozing priest seeks out Blaze and requests that he save a boy named Danny (who might be Danny Ketch, the second Ghost Rider from the comic book mythology) from being used as a new vessel for the devil. in return for this, Moreau promises to rid Johnny of his curse.many people considered ‘The Dark Knight’ a whole new level of superhero movies. well, congratulations to the ‘Crank’ directing team of Mark Neveldine and Brian Taylor because they too have taken the superhero to an entirely new level. an entirely new level of suck, that is. they’ve managed to take what was probably one of the worst Marvel movies of modern times and make an even worse sequel. Mark Steven Johnson’s ‘Ghost Rider’ is Academy Award worthy compared to ‘Spirit of Vengeance’. i was so fed up with the film that i didn’t even stay to see if there was a signature Marvel post-credits scene. i bolted the second the screen faded to black and showed the directors names.One of biggest thing absent from this film was a fully formed story arc. it was more like one long chase scene with horribly clichéd dialogue and corny moments. for example, the very last lines of the film, which i normally wouldn’t share at risk of spoilers, but considering that they have nothing to do with anything, they’re getting shared anyway, went like this: Close up of Johnny Blaze. “Yeah.” extreme close up. “hell yeah.” Cut to black. Credits. that’s it. i said, “are you serious?” and left shaking my head. it was almost as if the directors looked at this movie as a series of X-games events.
They created some impressive shots with their daredevil shooting style, but that doesn’t mean that the sequences that the shots made up were equally impressive. it was an amateur skate video with a Hollywood budget tied together by a loose set of events and a supernatural hero with a flaming head, basically. One scene in particular stands out to me. Johnny is in a quarry of some kind fighting the devil’s minions, but not the supernatural kind. they were human hired hands with no powers, although they had a grenade launcher, so i guess that means they were evenly matched. anyway, this scene was so one note and boring for me that started to doze off. even a giant flaming crane wasn’t enough to keep my interest. i fought off the boredom-induced slumber, however, just so I could get you this review.another big, no make that huge, thing missing was a convincing performance from the star. it’s like Nic Cage decided that he was going to present a parody of Ghost Rider. his twitching, high-pitched noises, and attempts at looking bad ass made him look like a crazy person rather than a superhero. his performance was more over the top than a WWE Royal Rumble match, which involves throwing 29 opponents over the top rope to determine a winner. right, no more wrestling jokes. although, that one joke was better than any one the “jokes” in this movie. to illustrate my point, i have to tell you that when asked what happens if he has to pee in his Rider form, Blaze says that it’s like a flame thrower. then we’re shown a graphic of Ghost Rider pissing flames. Pissing. Flames. i thought that the Marvel Knights imprint was supposed to present darker heroes, not amateur piss jokes.
The one good thing I have to say about the film is their portrayal of the Rider. the CGI made him look darker and more brooding compared to the first film, where his head kind of looked like The Bowler’s ball from ‘Mystery Men’, except on fire. but that’s really where the CGI stopped being good. there were times when Johnny was trying to fight back the Rider and the directors chose to have Johnny’s face contort between his own and the Rider’s. it was cartoony and corny and probably not the best choice, although they probably made worse choices throughout the film.
This film was one huge disregard for the character and its history. it’s an insult to the superhero genre and to the fantastic movies that Marvel has been churning out as of late. the only two reasons that I could think of that this movie was even made was because A) Nic Cage was bored so he wanted to do it and B) Sony/Colombia didn’t want to let the rights to Ghost Rider expire and go back to Marvel. If you’ve seen the trailers, you’ve seen enough. don’t waste your money on this film. on a scale of 1-5, i give ‘Ghost Rider: Spirit of Vengeance’ a 1 for an overall crappy showing. not even the appearances of Heimdall or Raiden could save this movie from being so bad.
*Not recommend!
Monday, 20 February 2012
Wanita Solehah
Betul kah wanita solehah itu lebih baik dari bidadari syurga?
Daripada Umm Salamah, isteri Nabi SAW, katanya(di dalam sebuah hadis yang panjang):
Aku berkata, “Wahai Rasulullah! Adakah wanita di dunia lebih baik atau bidadari?”
Baginda menjawab, “Wanita di dunia lebih baik daripada bidadari sebagaimana yang zahir lebih baik daripada yang batin.”
Aku berkata, “Wahai Rasulullah! Bagaimanakah itu?”
Baginda menjawab, “Dengan solat, puasa dan ibadat mereka kepada Allah, Allah akan memakaikan muka-muka mereka dengan cahaya dan jasad mereka dengan sutera yang berwarna putih,berpakaian hijau dan berperhiasan kuning….(hingga akhir hadis)” (riwayat al-Tabrani)
Sungguh tinggi darjat wanita solehah hingga di kata kan lebih baik dari bidadari syurga..semoga Hadis ini memberi inspirasi kepada wanita di luar sana untuk memperbaiki diri..Insya allah.sila baca kisah berikut..semoga kita semua mendapat manfaatnya..
Seorang gadis kecil bertanya ayahnya “ayah ceritakanlah padaku perihal muslimah sejati?”si ayah pun menjawab “anakku,seorang muslimah sejati bukan dilihat dari kecantikan dan keayuan wajahnya semata-mata.wajahnya hanyalah satu peranan yang amat kecil,tetapi muslimah sejati dilihat dari kecantikan dan ketulusan hatinya yang tersembunyi.itulah yang terbaik”si ayah terus menyambung,
“muslimah sejati juga tidak dilihat dari bentuk tubuh badannya yang mempersona,tetapi dilihat dari sejauh mana ia menutupi bentuk tubuhnya yang mempersona itu.muslimah sejati bukanlah dilihat dari sebanyak mana kebaikan yang diberikannya ,tetapi dari keikhlasan ketika ia memberikan segala kebaikan itu.muslimah sejati bukanlah dilihat dari seberapa indah lantunan suaranya tetapi dilihat dari apa yang sering mulutnya bicarakan.muslimah sejati bukan dilihat dari keahliannya berbahasa,tetapi dilihat dari bagaimana caranya ia berbicara dan berhujah kebenaran”berdasarkan ayat 31,surah An Nurr,Abdullah ibn abbas dan lain-lainya berpendapat.Seseorang wanita islam hanya boleh mendedahkan wajah,dua tapak tangan dan cincinnya di hadapan lelaki yang bukan mahram(As syeikh said hawa di dalam kitabnya Al Asas fit Tasir)
“Janganlah perempuan -perempuan itu terlalu lunak dalam berbicara sehingga menghairahkan orang yang ada perasaan dalam hatinya,tetapi ucapkanlah perkataan yang baik-baik”(surah Al Ahzab:32)
“lantas apa lagi ayah?”sahut puteri kecil terus ingin tahu.
“ketahuilah muslimah sejati bukan dilihat dari keberaniannya dalam berpakaian grand tetapi dilihat dari sejauh mana ia berani mempertahankan kehormatannya melalui apa yang dipakainya.
Muslimah sejati bukan dilihat dari kekhuwatirannya digoda orang di tepi jalanan tetapi dilihat dari kekhuwatirannya dirinyalah yang mengundang orang tergoda.muslimah sejati bukanlah dilihat dari seberapa banyak dan besarnya ujian yang ia jalani tetapi dilihat dari sejauh mana ia menghadapi ujian itu dengan penuh rasa redha dan kehambaan kepada TUHAN nya,dan ia sentiasa bersyukur dengan segala kurniaan yang diberi”
“dan ingatlah anakku muslimah sejati bukan dilihat dari sifat mesranya dalam bergaul tetapi dilihat dari sejauh mana ia mampu menjaga kehormatan dirinya dalam bergaul”
Setelah itu si anak bertanya”siapakah yang memiliki criteria seperti itu ayah?bolehkah saya menjadi sepertinya?mampu dan layakkah saya ayah?”si ayah memberikan sebuah buku dan berkata”pelajarilah mereka!supaya kamu berjaya nanti.Insya allah kamu juga boleh menjadi muslimah sejati dan wanita yang solehah kelak,malah semua wanita boleh”si anak pun segera mengambil buku tersebut lalu terlihatlah sebaris perkataan berbunyi ISTERI RASULULLAH.
“Apabila seorang perempuan itu solat lima waktu ,puasa di bulan ramadhan ,menjaga kehormatannya dan mentaati suaminya,maka masuklah ia ke dalam syurga dari pintu-pintu yang ia kehendakinya”(riwayat Al Bazzar)
Semoga kisah ini memberi manfaat kepada wanita yang ingin menjadi wanita solehah di luar sana..
Daripada Umm Salamah, isteri Nabi SAW, katanya(di dalam sebuah hadis yang panjang):
Aku berkata, “Wahai Rasulullah! Adakah wanita di dunia lebih baik atau bidadari?”
Baginda menjawab, “Wanita di dunia lebih baik daripada bidadari sebagaimana yang zahir lebih baik daripada yang batin.”
Aku berkata, “Wahai Rasulullah! Bagaimanakah itu?”
Baginda menjawab, “Dengan solat, puasa dan ibadat mereka kepada Allah, Allah akan memakaikan muka-muka mereka dengan cahaya dan jasad mereka dengan sutera yang berwarna putih,berpakaian hijau dan berperhiasan kuning….(hingga akhir hadis)” (riwayat al-Tabrani)
Sungguh tinggi darjat wanita solehah hingga di kata kan lebih baik dari bidadari syurga..semoga Hadis ini memberi inspirasi kepada wanita di luar sana untuk memperbaiki diri..Insya allah.sila baca kisah berikut..semoga kita semua mendapat manfaatnya..
Seorang gadis kecil bertanya ayahnya “ayah ceritakanlah padaku perihal muslimah sejati?”si ayah pun menjawab “anakku,seorang muslimah sejati bukan dilihat dari kecantikan dan keayuan wajahnya semata-mata.wajahnya hanyalah satu peranan yang amat kecil,tetapi muslimah sejati dilihat dari kecantikan dan ketulusan hatinya yang tersembunyi.itulah yang terbaik”si ayah terus menyambung,
“muslimah sejati juga tidak dilihat dari bentuk tubuh badannya yang mempersona,tetapi dilihat dari sejauh mana ia menutupi bentuk tubuhnya yang mempersona itu.muslimah sejati bukanlah dilihat dari sebanyak mana kebaikan yang diberikannya ,tetapi dari keikhlasan ketika ia memberikan segala kebaikan itu.muslimah sejati bukanlah dilihat dari seberapa indah lantunan suaranya tetapi dilihat dari apa yang sering mulutnya bicarakan.muslimah sejati bukan dilihat dari keahliannya berbahasa,tetapi dilihat dari bagaimana caranya ia berbicara dan berhujah kebenaran”berdasarkan ayat 31,surah An Nurr,Abdullah ibn abbas dan lain-lainya berpendapat.Seseorang wanita islam hanya boleh mendedahkan wajah,dua tapak tangan dan cincinnya di hadapan lelaki yang bukan mahram(As syeikh said hawa di dalam kitabnya Al Asas fit Tasir)
“Janganlah perempuan -perempuan itu terlalu lunak dalam berbicara sehingga menghairahkan orang yang ada perasaan dalam hatinya,tetapi ucapkanlah perkataan yang baik-baik”(surah Al Ahzab:32)
“lantas apa lagi ayah?”sahut puteri kecil terus ingin tahu.
“ketahuilah muslimah sejati bukan dilihat dari keberaniannya dalam berpakaian grand tetapi dilihat dari sejauh mana ia berani mempertahankan kehormatannya melalui apa yang dipakainya.
Muslimah sejati bukan dilihat dari kekhuwatirannya digoda orang di tepi jalanan tetapi dilihat dari kekhuwatirannya dirinyalah yang mengundang orang tergoda.muslimah sejati bukanlah dilihat dari seberapa banyak dan besarnya ujian yang ia jalani tetapi dilihat dari sejauh mana ia menghadapi ujian itu dengan penuh rasa redha dan kehambaan kepada TUHAN nya,dan ia sentiasa bersyukur dengan segala kurniaan yang diberi”
“dan ingatlah anakku muslimah sejati bukan dilihat dari sifat mesranya dalam bergaul tetapi dilihat dari sejauh mana ia mampu menjaga kehormatan dirinya dalam bergaul”
Setelah itu si anak bertanya”siapakah yang memiliki criteria seperti itu ayah?bolehkah saya menjadi sepertinya?mampu dan layakkah saya ayah?”si ayah memberikan sebuah buku dan berkata”pelajarilah mereka!supaya kamu berjaya nanti.Insya allah kamu juga boleh menjadi muslimah sejati dan wanita yang solehah kelak,malah semua wanita boleh”si anak pun segera mengambil buku tersebut lalu terlihatlah sebaris perkataan berbunyi ISTERI RASULULLAH.
“Apabila seorang perempuan itu solat lima waktu ,puasa di bulan ramadhan ,menjaga kehormatannya dan mentaati suaminya,maka masuklah ia ke dalam syurga dari pintu-pintu yang ia kehendakinya”(riwayat Al Bazzar)
Semoga kisah ini memberi manfaat kepada wanita yang ingin menjadi wanita solehah di luar sana..
Sunday, 19 February 2012
Metallica - Beyond Magnetic EP
Sebelum ni dapat versi download dari Itunes,lepas tu Metallica bagitau yang akan meriliskan versi EP lak.di riliskan pada penghujung januari lalu,EP ni memang sesuai la di buat koleksi untuk peminat2 tegar Metallica..
beyond magnetic EP
sebelum ni pun aku ada gak citer pasal EP ni kat sini.takda apa apa yang menarik pun kat EP ni..inlay pun kosong.cuma cover depan dan belakang je..
cd dan tajuk lagu
Seperti yang aku penah bagitau sebelum ni,EP ni mungkin di keluarkan kerana nak "memujuk" kembali peminat Metallica setelah kecewa dengan album kolobrasi Metallica bersama Lou Reed yang bertajuk "LULU" tu..album tersebut bukan sahaja teruk di cemuh oleh peminat Metallica,malah dari journalist music pun sama jugak dok komen dan kutuk pasal album tu..hehe
bahgian belakang
So,pada peminat tegar Metallica,boleh dapatkan album ni di pasaran sekarang.. \m/
beyond magnetic EP
sebelum ni pun aku ada gak citer pasal EP ni kat sini.takda apa apa yang menarik pun kat EP ni..inlay pun kosong.cuma cover depan dan belakang je..
cd dan tajuk lagu
Seperti yang aku penah bagitau sebelum ni,EP ni mungkin di keluarkan kerana nak "memujuk" kembali peminat Metallica setelah kecewa dengan album kolobrasi Metallica bersama Lou Reed yang bertajuk "LULU" tu..album tersebut bukan sahaja teruk di cemuh oleh peminat Metallica,malah dari journalist music pun sama jugak dok komen dan kutuk pasal album tu..hehe
bahgian belakang
So,pada peminat tegar Metallica,boleh dapatkan album ni di pasaran sekarang.. \m/
Friday, 17 February 2012
14 Febuary : Not Valentines Day/Fallen Heroes
Pada pasangan yang tengah asyik masyuk bercinta,mesti nak celebrate hari yang tak berfaedah ni kan?pada aku,sebagai rakyat malaysia ni,tak sepatutnya hari kekasih ni di rai kan..untuk apa?takda makna nya pun..lagi pun sekarang ni yang aku tengok,muda mudi melayu je yang dok beria2 celebrate hari yang tak berfaedah ni..
ok,aku nak citer sikit pasal tarikh 14 febuari ni..yang sebenarnya penting bagi rakyat Malaysia dan Singapura khas nya..dan aku pasti,kebanyakkan generasi baru baik dari Malaysia dan Singapura pasti buta sejarah di tanah air sendiri.ni adalah kisah "Hero Malaya" yang aku maksudkan bukan Aaron Aziz,bukan Awie,tu bukan hero malaya.yang aku maksudkan ialah beliau ni..beliau gugur di medan perang pada perang dunia ke-2 dulu..Hero Malaya yang aku maksudkan adalah beliau ni..
leftenan Adnan Saidi
serba sedikit tentang beliau :
Adnan bin Saidi atau lebih dikenali sebagai Lt. Adnan Saidi dilahirkan di Kampung Sungei Ramal, Kajang, Selangor pada tahun 1915. Adnan Saidi merupakan anak sulung dalam keluarganya. Adik-adiknya, Ahmad bin Saidi dan Amarullah bin Saidi juga merupakan anggota tentera. Ahmad Saidi terbunuh dalam pertempuran selepas dia memasuki angkatan laut pada tahun 1939. Kapalnya, HMS Pelanduk, ditenggelamkan oleh Jepun dalam pelayaran ke Australia. Adiknya yang termuda Amarullah Saidi terselamat dari peperangan dan sekarang bersara dan menetap di Kajang, Selangor.
Adnan Saidi menerima pendidikan di Pekan Sungei Ramal dalam aliran Inggeris. Dia merupakan pelajar yang rajin dan berjaya dalam pengajiannya. Selepas menamatkan pengajiannya, Adnan terpilih sebagai guru pelatih dan mengajar (alma mater) selama lebih satu tahun. Adnan Saidi kemudiannya mengambil keputusan untuk memasuki tentera.
Pada tahun 1933, ketika berusia 18 tahun, Adnan Saidi memasuki Rejimen Askar Melayu (Malay Regiment). Setahun kemudian, dia terpilih sebagai rekrut terbaik. Pada tahun 1936, Adnan dilantik ke pangkat Sarjan – kenaikan pangkat yang pantas bagi seorang tentera muda. Pada tahun 1937, Adnan Saidi terpilih untuk mewakili platunnya dalam perbarisan memberi hormat di London bagi menyambut pertabalan Raja George VI. Tidak lama selepas itu, Adnan Saidi sekali lagi dinaikkan pangkat kepada Kompeni-Sarjan-Major dan dihantar ke Singapura untuk kursus latihan pegawai. Setelah menamatkan kursus sebagai Leftenan Muda, Adnan Saidi dilantik sebagai ketua Platun ke-7, Kompeni 'C' .
Sejarah pendaratan Jepun di Tanah Melayu dan tindakan pantas tentera Jepun memaksa Tentera British berundur ke Singapura. Pertempuran-pertempuran akhir mempertahankan Singapura termasuk pertempuran di Pasir Panjang yang lebih dikenali sebagai Pertempuran Bukit Candu. Bukit Candu dinamakan sempena kilang memproses candu yang dahulunya terletak di kaki bukit tersebut.
Pertempuran sengit telah berlarutan beberapa hari sebelumnya. Tentera Jepun yang biasa bertempur dari ketumbukan Tentera ke 25 yang terkenal berjaya mengatasi kedudukan pertahanan strategik di Singapura. Bukit Candu menandakan sempadan pertahanan terakhir. Ia merupakan kedudukan pertahanan penting di Singapura berasaskan dua alasan strategik; ia boleh melihat bahagian utara Singapura dan selain itu, sekiranya pihak Jepun mengawal permatang, ia memberikan mereka laluan langsung ke kawasan Alexandra. Kawasan Alexandra merupakan tapak depoh bekalan peluru dan bekalan utama, hospital tentera dan kemudahan utama Tentera British. Dengan itu, permatang tersebut perlu dipertahankan bersungguh-sungguh.
Pertahanan permatang itu telah ditugaskan kepada Kompeni 'C' . Kompeni 'C' merupakan sebahagian satu pasukan kecil Batalion Pertama Rejimen Askar Melayu (1 Melayu). Batalion 1 Melayu dan Batalion 2 Melayu, bersama-sama dengan batalion ke-2 "Loyal Regiment" Tentera British dipusatkan menjadi Briged Infantri Pertama Malaya (1st Malaya Brigade)
Pada 13 Februari 1942, Division Chrysanthemum Tentera Imperial Jepun yang handal di bawah pemerintahan Lt. Gen. Renya Mutaguchi menumpukan perhatian mereka kepada persisiran selatan Singapura - Permatang Pasir Panjang. Pada pagi tersebut, permatang tersebut dibedil bertalu-talu dengan sokongan udara, mortar berat dan bedilan meriam. Kompeni 'C' dan Lt. Adnan Saidi ketika itu telah ditempatkan di Perkampungan Pasir Panjang telah memberikan tentangan hebat. Akhirnya tentera Jepun terpaksa berundur disebabkan tentangan sengit daripada Kompeni 'C'. Adnan dan orang-orangnya telah membina benteng pertahanan Rejimen di kawasan tanah tinggi, yang dikenali sebagai Celah (Gap). Walaupun mempunyai bilangan anggota yang lebih ramai, pasukan Jepun di bawah Major Kimura gagal menembusi barisan pertahanan di Celah (Gap).
Pada tengah malam 14 Februari 1942, Kompeni 'C' menerima perintah untuk bergerak ke tapak pertahanan baru - Pt. 226, Bukit Candu. Lebih ramai askar tambahan ditempatkan ke pasukan di bawah pimpinan Adnan – menjadikan jumlah keseluruhannya 42 kesemuanya. Selepas meninjau persekitaran dengan cermat, Lt. Adnan Saidi memerintah orang-orangnya untuk memperkukuhkan benteng pertahanan mereka dengan beg pasir. Kawasan bukit tersebut dikelilingi dengan benteng beg pasir.
Pada awal petang 14 Februari, pihak Jepun melancarkan serangan berhelah. Daripada Jalan Pepys Road mendaki Pt.226, Adnan Saidi yang ketika itu berusia 27 tahun, memantau kontinjen "tentera Sikh" daripada Tentera British India (British-Indian Army) mara. Penglihatannya yang tajam dan kecerdasan fikirannya membolehkan Lt. Adnan perasan sesuatu tidak kena apabila menyedari tentera berturban yang mara itu bergerak dalam kumpulan berempat dan bukannya bertiga seperti Tentera British. Menyedari helah tersebut, Lt. Adnan Saidi dan anak buahnya melepaskan tembakan dan berjaya membunuh sekitar 20 orang musuh pada jarak dekat, dengan itu memaksa tentera Jepun berundur.
Dua jam kemudian, tentera Jepun telah melancarkan serangan besar-besaran dalam bilangan yang besar. Serangan tersebut menumpaskan Lt. Adnan Saidi dan tenteranya. Dengan bilangan yang jauh lebih kecil dan kekurangan peluru, Regimen Melayu bertempur dalam pertempuran sehingga ke mati.walaupun leftenan adnan terkorban,namun lebih daripada 800 askar yang telah dibunuh oleh leftenan adnan dan regimennya.
Pertempuran sengit berlanjutan di Bukit Candu. Semua jenis senjata digunakan, termasuk bom tangan dan senjata automatik. Lt. Adnan sendiri mengendalikan senjata mesingan jenis Lewis gun. Dalam kebanyakan kes, askar bertempur dalam pertempuran berhadapan menggunakan bayonet. tetapi, mereka kekal bertahan mengecewakan pihak musuh. Dalam pertempuran yang berikutnya pegawai dan tentera mati. Adnan cedera parah tetapi enggan berundur dan sebaliknya menyuruh orang-orangnya berjuang sehingga ke titisan darah terakhir. Keberaniannyalah yang menaikkan semangat juang orang-orangnya untuk bertahan bersunguh-sungguh.
Korporal Yaakob, yang mendapat Pingat Keberanian Medal of Gallant, merupakan salah seorang daripada mereka yang terselamat dalam pertempuran Bukit Candu. Dalam kacau-bilau pertempuran, beliau yang cedera jatuh di atas mayat mereka yang terkorban. Beliau terselamat dengan berpura-pura mati disamping mayat rakannya dan melihat kematian mengerikan Adnan Saidi. Musuh yang menang berjaya menawan Lt. Adnan. Akibat perasaan dendam kerana keberaniannya melawan Jepun, ketua platun itu diseret sebelum diserkup dengan guni. Tentera Jepun kemudiannya telah menggantungkan kakinya pada pokok ceri. Kerana meradang akibat kehilangan ramai rakan, tentera Jepun kemudiannya telah menikamnya dengan bayonet berkali-kali. Dalam kejadian lain disebut lehernya telah dikelar. Kejadian ini dilihat oleh Koperal Yaakob. Selepas pertempuran, pihak Jepun melarang sesiapapun menurunkan mayatnya untuk dikebumikan, dan tiada seorangpun yang berani. Malah menurut beberapa sumber, tubuh Lt. Adnan Saidi yang dicacatkan itu dibakar menjadi abu.
Beberapa tahun lalu, Haji Burhan Muslim, yang tinggal berhampiran Bukit Candu, teringat telah memanjat bukit dengan sepupunya beberapa hari selepas pertempuran tersebut. Dalam salah satu rumah banglo yang terdapat di bukit Lorong Pepys, dia melihat mayat askar Melayu yang dipancung merata-rata. Dalam salah satu bilik, terdapat mayat seorang tentera Melayu yang lehernya dikelar. Pakaian seragamnya basah dengan darah. Melihat kepada lencana yang terdapat pada pakaian seragamnya, Haji Burhan percaya bahawa dia adalah pegawai berpangkat. Dia percaya bahawa mayat tersebut mungkin mayat Lt. Adnan Saidi, (mungkin membuktikan mayat Lt. Adnan Saidi tidak dibakar).
Keberanian Lt. Adnan Saidi bersama kontinjen 42 orang anggota Askar Melayu yang telah bertempur mati-matian untuk mempertahankan permatang Pasir Panjang merupakan satu episod yang kini kekal dalam lipatan sejarah. Pertempuran sengit itu disebut khusus dalam perutusan Lt. General A. E. Percival berkenaan Pemerintahan Operasi Malaya dari tarikh Disember 1941 sehingga 15 Februari 1942:
"Selepas dua jam dibedil dengan meriam dan motar, tentera Jepun menyerang Regimen Melayu yang mempertahankan Permatang Pasir Panjang. Regimen Melayu bertempur dengan gagah beraninya tetapi mengalami kehilangan jiwa yang teruk, dan menjelang petang musuh sampai ke Celah (Permatang Pasir Panjang)..."
"After two hours of heavy shelling and mortaring, the Japanese attacked the Malay Regiment which was holding Pasir Panjang Ridge. The latter fought magnificently, but suffered heavy casualties, and by afternoon the enemy had reached the Gap (Pasir Panjang Ridge)…"
Di tapak bersejarah ini, pertempuran bagi pertahanan terakhir Singapura telah berlarutan selama 48 jam, berakhir dengan satu-satunya pertempuran jarak dekat tangan-ke-tangan (yang direkodkan) dengan Tentera Jepun.
Selepas Leftenan Adnan di bunuh di Bukit Chandu,ada 7 askar melayu yang di hukum bunuh ketika Singapura di tawan.mereka dibunuh oleh tentera Jepun kerana berkeras tidak mahu menurut arahan tentera Jepun untuk menanggalkan uniform mereka sedangkan jika mereka berbuat demikian, mereka dibenarkan untuk pulang ke kampung halaman.namun, mereka tetap dengan pendirian mereka
dan akhirnya dibunuh di Pantai Changi dan tiada berkubur.barangkali mereka lebih menghayati apa erti taat dan setia kepada negara kita yang tercinta ini..
fail peribadi leftenan adnan masih tersimpan di muzium tentera darat Port Dickson
Jikalau beliau masih hidup,beliau pasti sedih dengan keadaan yang berlaku sekarang..kerana ramai yang ingat hari kekasih,bukannya hari yang penting dalam sejarah negara bertuah ni..artikel tentang leftenan Adnan Saidi ada juga terdapat dalam buku teks English tingkatan 5 yang bertajuk Unsung Heroes.
Al Fatihah untuk Allahyarham Leftenan Adnan Saidi dan juga Askar2 melayu yang gugur di medan perang ketika pertempuran di Singapura..
Allahyarham Leftenan Adnan Bin Saidi
fallen heroes 14 febuary 1942
ok,aku nak citer sikit pasal tarikh 14 febuari ni..yang sebenarnya penting bagi rakyat Malaysia dan Singapura khas nya..dan aku pasti,kebanyakkan generasi baru baik dari Malaysia dan Singapura pasti buta sejarah di tanah air sendiri.ni adalah kisah "Hero Malaya" yang aku maksudkan bukan Aaron Aziz,bukan Awie,tu bukan hero malaya.yang aku maksudkan ialah beliau ni..beliau gugur di medan perang pada perang dunia ke-2 dulu..Hero Malaya yang aku maksudkan adalah beliau ni..
leftenan Adnan Saidi
serba sedikit tentang beliau :
Adnan bin Saidi atau lebih dikenali sebagai Lt. Adnan Saidi dilahirkan di Kampung Sungei Ramal, Kajang, Selangor pada tahun 1915. Adnan Saidi merupakan anak sulung dalam keluarganya. Adik-adiknya, Ahmad bin Saidi dan Amarullah bin Saidi juga merupakan anggota tentera. Ahmad Saidi terbunuh dalam pertempuran selepas dia memasuki angkatan laut pada tahun 1939. Kapalnya, HMS Pelanduk, ditenggelamkan oleh Jepun dalam pelayaran ke Australia. Adiknya yang termuda Amarullah Saidi terselamat dari peperangan dan sekarang bersara dan menetap di Kajang, Selangor.
Adnan Saidi menerima pendidikan di Pekan Sungei Ramal dalam aliran Inggeris. Dia merupakan pelajar yang rajin dan berjaya dalam pengajiannya. Selepas menamatkan pengajiannya, Adnan terpilih sebagai guru pelatih dan mengajar (alma mater) selama lebih satu tahun. Adnan Saidi kemudiannya mengambil keputusan untuk memasuki tentera.
Pada tahun 1933, ketika berusia 18 tahun, Adnan Saidi memasuki Rejimen Askar Melayu (Malay Regiment). Setahun kemudian, dia terpilih sebagai rekrut terbaik. Pada tahun 1936, Adnan dilantik ke pangkat Sarjan – kenaikan pangkat yang pantas bagi seorang tentera muda. Pada tahun 1937, Adnan Saidi terpilih untuk mewakili platunnya dalam perbarisan memberi hormat di London bagi menyambut pertabalan Raja George VI. Tidak lama selepas itu, Adnan Saidi sekali lagi dinaikkan pangkat kepada Kompeni-Sarjan-Major dan dihantar ke Singapura untuk kursus latihan pegawai. Setelah menamatkan kursus sebagai Leftenan Muda, Adnan Saidi dilantik sebagai ketua Platun ke-7, Kompeni 'C' .
Sejarah pendaratan Jepun di Tanah Melayu dan tindakan pantas tentera Jepun memaksa Tentera British berundur ke Singapura. Pertempuran-pertempuran akhir mempertahankan Singapura termasuk pertempuran di Pasir Panjang yang lebih dikenali sebagai Pertempuran Bukit Candu. Bukit Candu dinamakan sempena kilang memproses candu yang dahulunya terletak di kaki bukit tersebut.
Pertempuran sengit telah berlarutan beberapa hari sebelumnya. Tentera Jepun yang biasa bertempur dari ketumbukan Tentera ke 25 yang terkenal berjaya mengatasi kedudukan pertahanan strategik di Singapura. Bukit Candu menandakan sempadan pertahanan terakhir. Ia merupakan kedudukan pertahanan penting di Singapura berasaskan dua alasan strategik; ia boleh melihat bahagian utara Singapura dan selain itu, sekiranya pihak Jepun mengawal permatang, ia memberikan mereka laluan langsung ke kawasan Alexandra. Kawasan Alexandra merupakan tapak depoh bekalan peluru dan bekalan utama, hospital tentera dan kemudahan utama Tentera British. Dengan itu, permatang tersebut perlu dipertahankan bersungguh-sungguh.
Pertahanan permatang itu telah ditugaskan kepada Kompeni 'C' . Kompeni 'C' merupakan sebahagian satu pasukan kecil Batalion Pertama Rejimen Askar Melayu (1 Melayu). Batalion 1 Melayu dan Batalion 2 Melayu, bersama-sama dengan batalion ke-2 "Loyal Regiment" Tentera British dipusatkan menjadi Briged Infantri Pertama Malaya (1st Malaya Brigade)
Pada 13 Februari 1942, Division Chrysanthemum Tentera Imperial Jepun yang handal di bawah pemerintahan Lt. Gen. Renya Mutaguchi menumpukan perhatian mereka kepada persisiran selatan Singapura - Permatang Pasir Panjang. Pada pagi tersebut, permatang tersebut dibedil bertalu-talu dengan sokongan udara, mortar berat dan bedilan meriam. Kompeni 'C' dan Lt. Adnan Saidi ketika itu telah ditempatkan di Perkampungan Pasir Panjang telah memberikan tentangan hebat. Akhirnya tentera Jepun terpaksa berundur disebabkan tentangan sengit daripada Kompeni 'C'. Adnan dan orang-orangnya telah membina benteng pertahanan Rejimen di kawasan tanah tinggi, yang dikenali sebagai Celah (Gap). Walaupun mempunyai bilangan anggota yang lebih ramai, pasukan Jepun di bawah Major Kimura gagal menembusi barisan pertahanan di Celah (Gap).
Pada tengah malam 14 Februari 1942, Kompeni 'C' menerima perintah untuk bergerak ke tapak pertahanan baru - Pt. 226, Bukit Candu. Lebih ramai askar tambahan ditempatkan ke pasukan di bawah pimpinan Adnan – menjadikan jumlah keseluruhannya 42 kesemuanya. Selepas meninjau persekitaran dengan cermat, Lt. Adnan Saidi memerintah orang-orangnya untuk memperkukuhkan benteng pertahanan mereka dengan beg pasir. Kawasan bukit tersebut dikelilingi dengan benteng beg pasir.
Pada awal petang 14 Februari, pihak Jepun melancarkan serangan berhelah. Daripada Jalan Pepys Road mendaki Pt.226, Adnan Saidi yang ketika itu berusia 27 tahun, memantau kontinjen "tentera Sikh" daripada Tentera British India (British-Indian Army) mara. Penglihatannya yang tajam dan kecerdasan fikirannya membolehkan Lt. Adnan perasan sesuatu tidak kena apabila menyedari tentera berturban yang mara itu bergerak dalam kumpulan berempat dan bukannya bertiga seperti Tentera British. Menyedari helah tersebut, Lt. Adnan Saidi dan anak buahnya melepaskan tembakan dan berjaya membunuh sekitar 20 orang musuh pada jarak dekat, dengan itu memaksa tentera Jepun berundur.
Dua jam kemudian, tentera Jepun telah melancarkan serangan besar-besaran dalam bilangan yang besar. Serangan tersebut menumpaskan Lt. Adnan Saidi dan tenteranya. Dengan bilangan yang jauh lebih kecil dan kekurangan peluru, Regimen Melayu bertempur dalam pertempuran sehingga ke mati.walaupun leftenan adnan terkorban,namun lebih daripada 800 askar yang telah dibunuh oleh leftenan adnan dan regimennya.
Pertempuran sengit berlanjutan di Bukit Candu. Semua jenis senjata digunakan, termasuk bom tangan dan senjata automatik. Lt. Adnan sendiri mengendalikan senjata mesingan jenis Lewis gun. Dalam kebanyakan kes, askar bertempur dalam pertempuran berhadapan menggunakan bayonet. tetapi, mereka kekal bertahan mengecewakan pihak musuh. Dalam pertempuran yang berikutnya pegawai dan tentera mati. Adnan cedera parah tetapi enggan berundur dan sebaliknya menyuruh orang-orangnya berjuang sehingga ke titisan darah terakhir. Keberaniannyalah yang menaikkan semangat juang orang-orangnya untuk bertahan bersunguh-sungguh.
Korporal Yaakob, yang mendapat Pingat Keberanian Medal of Gallant, merupakan salah seorang daripada mereka yang terselamat dalam pertempuran Bukit Candu. Dalam kacau-bilau pertempuran, beliau yang cedera jatuh di atas mayat mereka yang terkorban. Beliau terselamat dengan berpura-pura mati disamping mayat rakannya dan melihat kematian mengerikan Adnan Saidi. Musuh yang menang berjaya menawan Lt. Adnan. Akibat perasaan dendam kerana keberaniannya melawan Jepun, ketua platun itu diseret sebelum diserkup dengan guni. Tentera Jepun kemudiannya telah menggantungkan kakinya pada pokok ceri. Kerana meradang akibat kehilangan ramai rakan, tentera Jepun kemudiannya telah menikamnya dengan bayonet berkali-kali. Dalam kejadian lain disebut lehernya telah dikelar. Kejadian ini dilihat oleh Koperal Yaakob. Selepas pertempuran, pihak Jepun melarang sesiapapun menurunkan mayatnya untuk dikebumikan, dan tiada seorangpun yang berani. Malah menurut beberapa sumber, tubuh Lt. Adnan Saidi yang dicacatkan itu dibakar menjadi abu.
Beberapa tahun lalu, Haji Burhan Muslim, yang tinggal berhampiran Bukit Candu, teringat telah memanjat bukit dengan sepupunya beberapa hari selepas pertempuran tersebut. Dalam salah satu rumah banglo yang terdapat di bukit Lorong Pepys, dia melihat mayat askar Melayu yang dipancung merata-rata. Dalam salah satu bilik, terdapat mayat seorang tentera Melayu yang lehernya dikelar. Pakaian seragamnya basah dengan darah. Melihat kepada lencana yang terdapat pada pakaian seragamnya, Haji Burhan percaya bahawa dia adalah pegawai berpangkat. Dia percaya bahawa mayat tersebut mungkin mayat Lt. Adnan Saidi, (mungkin membuktikan mayat Lt. Adnan Saidi tidak dibakar).
Keberanian Lt. Adnan Saidi bersama kontinjen 42 orang anggota Askar Melayu yang telah bertempur mati-matian untuk mempertahankan permatang Pasir Panjang merupakan satu episod yang kini kekal dalam lipatan sejarah. Pertempuran sengit itu disebut khusus dalam perutusan Lt. General A. E. Percival berkenaan Pemerintahan Operasi Malaya dari tarikh Disember 1941 sehingga 15 Februari 1942:
"Selepas dua jam dibedil dengan meriam dan motar, tentera Jepun menyerang Regimen Melayu yang mempertahankan Permatang Pasir Panjang. Regimen Melayu bertempur dengan gagah beraninya tetapi mengalami kehilangan jiwa yang teruk, dan menjelang petang musuh sampai ke Celah (Permatang Pasir Panjang)..."
"After two hours of heavy shelling and mortaring, the Japanese attacked the Malay Regiment which was holding Pasir Panjang Ridge. The latter fought magnificently, but suffered heavy casualties, and by afternoon the enemy had reached the Gap (Pasir Panjang Ridge)…"
Di tapak bersejarah ini, pertempuran bagi pertahanan terakhir Singapura telah berlarutan selama 48 jam, berakhir dengan satu-satunya pertempuran jarak dekat tangan-ke-tangan (yang direkodkan) dengan Tentera Jepun.
Selepas Leftenan Adnan di bunuh di Bukit Chandu,ada 7 askar melayu yang di hukum bunuh ketika Singapura di tawan.mereka dibunuh oleh tentera Jepun kerana berkeras tidak mahu menurut arahan tentera Jepun untuk menanggalkan uniform mereka sedangkan jika mereka berbuat demikian, mereka dibenarkan untuk pulang ke kampung halaman.namun, mereka tetap dengan pendirian mereka
dan akhirnya dibunuh di Pantai Changi dan tiada berkubur.barangkali mereka lebih menghayati apa erti taat dan setia kepada negara kita yang tercinta ini..
fail peribadi leftenan adnan masih tersimpan di muzium tentera darat Port Dickson
Jikalau beliau masih hidup,beliau pasti sedih dengan keadaan yang berlaku sekarang..kerana ramai yang ingat hari kekasih,bukannya hari yang penting dalam sejarah negara bertuah ni..artikel tentang leftenan Adnan Saidi ada juga terdapat dalam buku teks English tingkatan 5 yang bertajuk Unsung Heroes.
Al Fatihah untuk Allahyarham Leftenan Adnan Saidi dan juga Askar2 melayu yang gugur di medan perang ketika pertempuran di Singapura..
Allahyarham Leftenan Adnan Bin Saidi
fallen heroes 14 febuary 1942
Sunday, 12 February 2012
Muhasabah Diri part 2
"...Demi ALLAH,,, Seandainya Jenazah Yang Sedang Kalian Tangisi Boleh Berbicara Sebentar, Lalu Menceritakan ( PENGALAMAN SAKARATUL MAUTNYA ) Pada Kalian, Nescaya Kalian Akan Melupakan Jenazah Tersebut Dan Mulai Menangisi Diri Kalian Sendiri...'' - IMAM GHAZALI
Tak salah kita mengingati tentang mati..ajal akan datang menjemput kita semua..cuma kita tak tau dan bila waktunya..
renung2kan dan selamat beramal..
Tak salah kita mengingati tentang mati..ajal akan datang menjemput kita semua..cuma kita tak tau dan bila waktunya..
renung2kan dan selamat beramal..
Subscribe to:
Posts (Atom)



